Setelah proses yang cukup lama (yang bikin lama adalah distraksinya) dengan membaca blog dan kode MATLAB secara berulang-ulang, algoritma koreksi gambar bisa dipahami. Mungkin saya harus berterima kasih sama UAS Pengolahan Citra Digital, karenanya saya jadi termotivasi untuk segera memahami algoritma ini. Bagian kerjaan saya di tugas akhir ini saya angkat jadi topik tugas besar UAS PCD supaya pusingnya nggak dua kali. Bagaimanapun saya harus paham, kalo nggak kan malu pas presentasi lalu nggak ngerti apa yang dikerjakan.

Mari langsung kita lanjutkan…

3. Koreksi gambar hasil pemilihan piksel

Saat focus stacking pertama kali berhasil dijalankan, ada kemungkinan gambar hasil stacking kurang halus, karena tingkat ketajaman satu piksel dengan piksel-piksel tetangganya bisa jauh berbeda. Sedangkan, kita pasti menginginkan hasil akhir yang perfect, karena proses focus stacking secara keseluruhan memang bertujuan untuk “menyempurnakan”.

Sebenarnya inti algoritma di bagian ini sama dengan bagian 2 (Mendapatkan piksel dengan nilai laplacian tertinggi), cuma kalo ini dibuat sedikit berbeda awalnya. Langkah awal yang dilakukan adalah menjumlahkan hasil filter laplacian yang sudah diperoleh di bagian 1. Hasil penjumlahan ini dianggap tingkat ketajaman yang paling tepat di tiap pikselnya. Proses koreksi dimulai dari piksel yang paling tajam. Kemudian, subsistem memeriksa apakah piksel termasuk dalam kategori “tepi” dari nilai Laplacian-nya. Jika piksel tersebut terdeteksi tepi, piksel yang sama dari seluruh gambar input dibandingkan. Gambar yang memiliki piksel paling tajam akan dipilih, kemudian piksel dari gambar tersebut diambil untuk dimasukkan ke gambar terkoreksi. Sebaliknya, jika piksel tidak terdeteksi tepi, sistem akan memeriksa piksel di sekitar piksel tersebut. Setelah piksel terkoreksi, koreksi dilanjutkan ke seluruh tetangga piksel hingga keseluruhan gambar terkoreksi. Gambar inilah yang menjadi hasil akhir yang ditampilkan ke pengguna dan disimpan.

 

Algoritma di atas tentu belum tentu tepat karena aplikasinya baru sebatas MATLAB. Dalam pengerjaan TA yang mendatang, bisa jadi terdapat beberapa modifikasi algoritma.