{"id":369,"date":"2015-03-25T23:24:04","date_gmt":"2015-03-25T16:24:04","guid":{"rendered":"http:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/?p=369"},"modified":"2015-05-08T00:33:02","modified_gmt":"2015-05-07T17:33:02","slug":"eksperimen-algoritma-koreksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/?p=369","title":{"rendered":"Eksperimen Algoritma Koreksi"},"content":{"rendered":"<p>Setelah dilakukan proses stacking, seringkali masih ditemukan noise atau piksel-piksel yang warnanya kurang tepat. Hal ini dapat disebabkan oleh noise yang ikut tersaring high-pass filter atau posisi objek yang berbeda di salah satu frame (akibat pergeseran posisi kamera, sehingga objek dalam beberapa frame tidak dalam satu alignment). Masalah ini dapat ditangani dengan proses koreksi.<\/p>\n<p>Algoritma yang digunakan di sini tidak berbeda jauh dengan algoritma yang terdapat pada kode MATLAB, namun dimodifikasi agar keputusan koreksi menjadi lebih baik. Pada kode MATLAB, piksel yang diperbaiki akan diperiksa terlebih dahulu apakah terdeteksi sebagai edge. Jika terdeteksi edge, akan dilakukan seleksi ulang piksel paling tajam. Namun, jika piksel tidak terdeteksi sebagai edge, piksel tersebut akan mengambil 4 piksel tetangganya dan membandingkan piksel manakah yang paling tajam. Kemudian, piksel yang dikoreksi tersebut akan diganti dengan piksel dari sumber yang sama dengan piksel tetangganya yang paling tajam. Proses koreksi dimulai dari piksel yang dianggap paling tajam dan dilakukan dalam 4 tahap untuk 4 arah koreksi.<\/p>\n<div id=\"attachment_370\" style=\"width: 211px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-370\" class=\"size-full wp-image-370\" src=\"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog.jpg\" alt=\"piksel yang diberi nomor sebagai perbandingan untuk koreksi\" width=\"201\" height=\"207\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-370\" class=\"wp-caption-text\">piksel yang diberi nomor sebagai perbandingan untuk koreksi<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_371\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog-koreksi-lama.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-371\" class=\"size-medium wp-image-371\" src=\"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog-koreksi-lama-300x253.jpg\" alt=\"urutan algoritma koreksi awal\" width=\"300\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog-koreksi-lama-300x253.jpg 300w, https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/blog-koreksi-lama.jpg 582w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-371\" class=\"wp-caption-text\">urutan algoritma koreksi awal<\/p><\/div>\n<p>Pada algoritma yang telah dimodifikasi, piksel yang dibandingkan di sekitar piksel yang akan dikoreksi berjumlah 8, sedangkan arah koreksi berurutan dari piksel kiri atas hingga piksel kanan bawah.<\/p>\n<div id=\"attachment_372\" style=\"width: 203px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/b300-dara-ralat.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-372\" class=\" wp-image-372\" src=\"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/b300-dara-ralat.jpg\" alt=\"piksel yang diberi nomor sebagai perbandingan untuk koreksi\" width=\"193\" height=\"189\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-372\" class=\"wp-caption-text\">piksel yang diberi nomor sebagai perbandingan untuk koreksi<\/p><\/div>\n<p>Percobaan pertama tentu saja gagal, karena antara piksel yang termasuk edge dan yang tidak termasuk edge belum dibedakan. Noise tampak semakin banyak di percobaan pertama koreksi hasil stacking.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah dilakukan proses stacking, seringkali masih ditemukan noise atau piksel-piksel yang warnanya kurang tepat. Hal ini dapat disebabkan oleh noise yang ikut tersaring high-pass filter atau posisi objek yang berbeda di salah satu frame (akibat pergeseran posisi kamera, sehingga objek dalam beberapa frame tidak dalam satu alignment). Masalah ini dapat ditangani dengan proses koreksi. Algoritma [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/369"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=369"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/369\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":373,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/369\/revisions\/373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=369"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=369"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulfi.dara.bagus.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=369"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}